jump to navigation

EVALUASI DIRI January 28, 2008

Posted by smkn6smg in : Berita Terkini , trackback

RANGKUMAN EKSEKUTIF EVALUASI DIRI
SMK NEGERI 6 SEMARANG

Kegiatan Evaluasi Diri telah menghasilkan data pada 11 (sebelas) komponen Evaluasi Diri. Secara garis besar dapat disampaikan sebagai berikut:
1. Total Skore perolehan = 71,598
Interpretasi dari pencapaian skore tersebut adalah bahwa SMK Negeri 6 Semarang termasuk dalam kategori Baik, mandiri dengan pendampingan insidental.
2. Skore tertinggi = 92%
Diperoleh pada komponen Kurikulum dan Sarana Prasarana
3. Skore terendah = 53%
Diperoleh pada komponen Akreditasi
4. Skore berdasarkan kategori
a. Cukup (kurang dari 70%)
Komponen: Akreditasi, Pendidik, Tenaga Kependidikan, Pengelolaan
b. Baik (70 – 85)%
Komponen: Proses Pembelajaran, Penilaian, Kesiswaan
c. Sangat Baik (86 – 100)%
Komponen: Kurikulum, Sarana Prasarana, Pembiayaan dan Citra Sekolah
Secara umum keunggulan dan hambatan yang disampaikan oleh para responden dapat disebutkan sebagai berikut:
Keunggulan :
1. Lulusan 98% terserap DU/DI.
2. Animo masyarakat sangat besar.
3. Produk hasil UP dikenal masyarakat luas.
4. Sudah bersertifikat ISO 9001:2000
5. Sudah bertaraf Internasional
6. Memiliki bengkel praktik yang memadai serta mendorong kreativitas siswa
Hambatan :
1. Jumlah ruang teori sangat kurang
2. Lahan sekolah kurang luas
3. Fasilitas umum kurang memadai
4. Kesadaran untuk menjaga ketertiban dan kebersihan kurang
5. Tenaga Pendidik dan Kependidikan masih ada yang perlu ditingkatkan jenjang pendidikannya
6. Kemampuan penggunaan bahasa Inggris sangat perlu ditingkatkan

=== <>===
I. PENDAHULUAN

A. Identitas Sekolah
Satu-satunya Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Kelompok Pariwisata di kota Semarang adalah SMK Negeri 6 Semarang. Sekolah ini memiliki bangunan seluas 6.130,75 m2 dan menempati lahan seluas 7.477 m2 yang terletak di Jl. Sidodadi Barat 8 Semarang. Program Keahlian yang dikembangkan adalah Hotel dan Restoran, Tata Boga, Tata Kecantikan dan Tata Busana. Program Keahlian Hotel dan Restoran telah dinobatkan sebagai Standar Internasional, sedangkan yang lainnya dalam proses menuju taraf tersebut.
Sistem Manajemen sekolah juga telah diakui secara internasional. Terbukti dengan telah dikantonginya sertifikat Sistem Manajemen ISO 9001:2000 Nomor ID06/0816 pada tanggal 30 Nopember 2006.
Guna mempertahankan dan meningkatkan citra mutu sekolah, maka kelebihan dan hambatan yang ada akan selalu dievaluasi secara berkesinambungan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk Evaluasi Diri. Terdapat 11 (sebelas) komponen evaluasi diri yang ditinjau yaitu Akreditasi, Kurikulum, Proses Pembelajaran, Penilaian, Pendidik, Tenaga Kependidikan, Sarana dan Prasarana, Pengelolaan, Pembiayaan, Kesiswaan dan Citra Sekolah.

B. Tujuan Evaluasi Diri
Berdasarkan prinsip manajemen berbasis sekolah, untuk mempercepat pencapaian profil SMK Negeri 6 Semarang Bertaraf Internasional, SMK Negeri 6 Semarang harus mampu mengembangkan potensi yang ada di sekolah dan di sekitar sekolahnya. Pengembangan potensi sekolah SMK Negeri 6 Semarang termasuk potensi guru dan siswanya harus berdasarkan permasalahan sekolah termasuk kultur sekolah SMK Negeri 6 Semarang. Untuk itu SMK Negeri 6 Semarang harus memiliki kemampuan untuk melakukan evaluasi di sendiri yang bertujuan untuk memperoleh informasi yang akurat tentang prestasi yang telah dicapai, yang mungkin dicapai serta permasalahan yang dihadapi SMK Negeri 6 Semarang
Berdasarkan prinsip manajemen berbasis sekolah pula bahwa yang mengetahui permasalahan yang sesungguhnya adalah sekolah masing-masing. Untuk itu SMK Negeri 6 Semarang harus memiliki kemampuan untuk melakukan evaluasi sendiri tentang ketercapaian program yang telah ditetapkan SMK Bertaraf Internasional (SMK-BI). Evaluasi yang dilakukan bertujuan untuk memperbaiki diri, disebut dengan evaluasi diri. Oleh karena tiu, SMK Negeri 6 Semarang sebagai SMK bertaraf internasional harus mampu melakukan evaluasi diri untuk mengetahui tingkat ketercapaian program yang sedang berjalan dan strategi untuk melaksanakan program yang telah ditetapkan sesuai dengan Pedoman Penjaminan Mutu Sekolah/Madrasah Bertaraf Internasional yang dikembangkan oleh Departemen Pendidikan Nasional (2007) dan Penyelenggaraan Sekolah Menengah Kejuruan Bertaraf Internasional yang dikembangkan oleh Direktorat Pembinaan SMK, Dirjen Dikdasmen, Depdiknas.
Tujuan secara khusus bagi SMK Negeri 6 Semarang dalam melakukan evaluasi diri adalah:
1. mengidentifikasi kemajuan yang telah dicapai selama melaksanakan program SMK-BI;
2. menghasilkan profil SMK Negeri 6 Semarang sebagai SMK-BI;
3. mengidentifikasi potensi, kelemahan, peluang, dan tantangan SMK Negeri 6 Semarang sebagai SMK-BI.

C. Manfaat Evaluasi Diri
Hasil evaluasi diri yang telah dilaksanakan SMK Negeri 6 Semarang selanjutnya akan dimanfaatkan untuk;
1. menyusun rencana program pada tahun-tahun berikutnya
2. memperbaiki dan mengembangkan SMK Negeri 6 Semarang sebagai SMK-BI yang lebih efektif dan efisien.

II. Profil SMK

Rekap hasil evaluasi diri :
A. Akreditasi = 2.667
B. Kurikulum = 9.167
C. Proses Pembelajaran = 10.754
D. Penilaian = 3.924
E. Pendidik = 8.376
F. Tenaga Kependidikan = 5.778
G. Sarana dan Prasarana = 9.193
H. Pengelolaan = 6.111
I. Pembiayaan = 4.333
J. Kesiswaan = 6.962
K. Citra Sekolah = 4.333

III. Pembahasan Profil SMK

A. Akreditasi
Capaian Skor 53 %
Hal ini dikarenakan sekolah ini belum diakreditasi secara internasional.

B. Kurikulum
Capaian Skor 92 %
Hal ini dikarenakan sekolah sudah menggunakan KTSP yang memakai standar SKKNI.

C. Proses Pembelajaran
Capaian Skor 72 %
Hal ini dikarenakan :
1. Sebagian besar guru belum membuat RPP dalam bentuk bahasa Inggris.
2. Lama Prakerin siswa masih kurang dari 1 tahun.
3. Baru ada 2 sekolah yang menjadi feeder school dari SMK 6.
4. Sebagian besar guru belum memanfaatkan TI dalam proses pembelajaran.

D. Penilaian
Capaian Skor 78 %
Hal ini dikarenakan :
1. Beban guru produktif untuk membimbing siswa dalam KBM masih terlalu banyak idealnya maksimal 12 siswa sehingga proses penilaian secara individual belum maksimal.
E. Pendidik
Capaian Skor 56 %
Hal ini dikarenakan :
1. Guru yang berlatarbelakang pendidikan S2 dan S3 masih amat minim.
2. Kemampuan guru dalam berbahasa Inggris masih amat kurang.
3. Belum ada guru yang bersertifikat Assesor tingkat Internasional.
4. Belum ada guru yang mengikuti seminar tingkat Internasional.
F. Tenaga kependidikan
Capiaan Skor 58 %
Hal ini dikarenakan :
1. Latar belakang pendidikan tenaga kependidikan yang ada di sekolah khususnya tenaga administrasi sebagian besar hanya lulusan SLTA sehingga kinerja mereka belum optimal.
2. Jabatan Kepala TU dan pemegang kas masih sangat baru ( 6 bln ) sehingga masih belum berpengalaman.
G. Sarana Prasarana
Capaian Skor 92 %
Hal ini dikarenakan secara keseluruhan sarana prasarana yang ada di sekolah
sudah terpenuhi namun ada beberapa hal yang kurang diantaranya :
1. Ruang kelas teori
2. Kantin sekolah
3. Tempat parkir masih menempati pinggiran lapangan olahraga karena lahan yang sempit.

H. Pengelolaan
Capaian Skor 61 %
Hal ini dikarenakan :
1. Program perawatan dan perbaikan fasilitas secara umum terlaksana namun tidak terjadwal dengan baik.
2. Belum mempunyai MOU dengan mitra internasional.

I. Pembiayaan
Capaian Skor 87 %
Hal ini dikarenakan:
1. Pertanggungjawaban keuangan sekolah belum dilaksanakan dengan tahapan:
2. Rapat penyususnan laporan pertanggungjawaban.
3. Menunjukkan atau mensosialisasikan hasil-hasil yang telah dicapai.

J. Kesiswaan
Capaian Skor 70 %
Hal ini dikarenakan:
1. input siswa yang mempunyai latar belakang yang sangat beragam diantaranya :
• Berasal dari daerah pinggiran kota bahkan masuk wilayah kabupaten sehingga seringkali terlambat dating ke sekolah.
• Berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah.
• Berasal dari daerah pinggiran yang jauh dari jangkauan komunikasi sehinnga kemampuan dan minat siswa untuk mengembangkan diri sangat terbatas.
2. Walaupun latar belakang siswa yang sangat beragam namun siswa masih mampu untuk meningkatkan diri dalam hal :
• Kedisiplinan
• Kemandiriian
• Kerjasama dan saling menghargai
• Kretifitas di bidangnya masing-masing

K. Citra Sekolah
Capaian Skor 87 %
Hal ini dikarenakan tamatan memuaskan banyak pihak dan 98 % terserap di DU/DI sesuai bidang keahlian masing-masing serta animo masyarakat terhadap SMK 6 makin tahun makin meningkat terbukti dengan makin banyaknya pendaftar dan hanya terserap 60 %.

IV. Kesimpulan

Total Skore perolehan = 71,598. Interpretasi dari pencapaian skore tersebut adalah bahwa SMK Negeri 6 Semarang termasuk dalam kategori Baik, mandiri dengan pendampingan insidental.

Comments»

no comments yet - be the first?